Friday, June 5, 2009

Wanita Penghuni Neraka (bag 5)


11. Wanita yang Mengabaikan Shalat
Shalat itu salah satu kewajiban Islam. Ia adalah tiang agama, seperi yang disabdakan oleh Nabi saw
"Shalat adalh tiang agama. Siapa yang mendirikan shalat berarti ia mendirikan agama dan siapa yang merobohkan shalat berarti ia merobohkan agama"
Barangkali ada yang keberatan menunaikan zakat, karena berkaitan dengan harta. Ada yang keberatan melaksanakan puasa karena harus menanggung lapar, dahaga dan menahan berbagai nafsu. Ada yang keberatan menjalankan ibadah haji, karena ia adalah sebuah perjalanan yang melelahkan dan harus meninggalkan kelurga serta anak. Tetapi, Shalat adalah ibadah sederhana dan mudah yang tidak perlu bersusah payah.
Berbeda dengan ibadah-ibadah lainnya, ibadah shalat diulang sebanyak 5 kali selama sehari semalam. Hal itu penting mengingat seorang hamba merasa perlu bersimpuh di hadapan TUHANnya. Shalat adalah mandi yang harus selalu dilakukan untuk membersihkan noda-noda dosa. Rasulullah saw bersabda 
"Maukah kalian aku tunjukan sesuatu karenanya Allah berkenan menghapus kesalahan-kesalahan dan mengangkat beberapa derajat?" Para sahabat menjawab, "Tentu saja, Rasulullah." Beliau bersabda, "Menyempurnakan wudhu atas hal-hal yang tidak disenangi, rajin melangkah ke masjid-masjid, dan menanti shalat demi shalat. beliau mengatakannya 3 kali.

Amal ibadah seorang hamba yang kelak pada hari kiamat pertam kali akan diminta pertanggung jawabannya adalh shalat. Jika ia melakukannya denhgan sempirna, amal-amalnya yang lain akan diterima. Dan jika tidak, amal-amalnya yang lain akan ditolak. Allah berfirman dalam surat al-Muddatstsir:39-48 yang artinya :
Kecuali golongan kanan, berada didalam surga. Mereka tanya-menanya tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, 'Apakah yang memasukan kamu kedalam saqar (Neraka)?' Mereka menjawab ,'Kami dahulu termasuk orang-orang yang tidak mengerjakan shalat, kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian.' Maka, tidak berguna lagi bagi mereka syafaat orang-orang yang memberikan syafaat"
Shalat adalah ibadah yang dipesankan oleh Rasulullah saw agar dilatihkan kepada anak-anak supaya mereka tumbuh besar mencintai dan menekuninya.
"Perintahkanlah mereka melakukan shalat ketika umur 7 tahun, pukullah mereka karena meninggalkan shalat ketika umur 10 tahun, dan pisahkanlah di antara mereka di tempat tidur"
Yang membedakan seorang mukmin dari seorang kafir ialah penunaian ibadah shalat. Rasulullah saw bersabda
"Janji terikat antara kami dengan mereka ialah shalat. Siapa yang meninggalkan shalat berarti ia khufur"
Persaudaraan sesama agama diikat oleh tali shalat. Allah berfirman dalam surat at-Taubah:11 yang artinya :
"Jika mereka bertobat, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mak (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama."         
 
12. Wanita Biduan
Dalam Islam, nyanyian itu tidak haram, asalkan isinya baik dan dinyanyikan dengan cara yang sopan. Nabi saw sendiri pernah mendengarkan nyanyian dan bunyi pukulan rebana. Alam memberikan kita makna keindahan dari bunyi-bunyian. Burung-burung menghibur kita dengan kicauan-kicauannya yang sangat indah dan merdu. Ada nyanyian yang dapat membangkitkan semangat ketika kita tengah menghadapi berbagai kesulitan. Ada syair religius yang mampu mencairkan kegaluan dan ketegangan hati.
Tetapi yang saya maksud dengan wanita ini, ialah wanita yang berdiri di depan banyak pria dengan pakaian yang seksi sambil menari menggoyang-goyangkan tubuh sehingga dapat membangkitkan nafsu birahi mereka. Ia sengaja menarik perhatian mereka. Rasulullah saw memperingatkan kepada orang yang selama bejam-jam sengaja mendengarkan alunan biduan yang menyanyi seperti tadi. Sehingga ia kehilangan akal lalu melakukan perbuatan-perbuatan yang tabu, apalagi jika ditemani minuman khamar.
"Barangsiapa yang sengaja mendengarkan seorang biduan, maka akan dituangkan timah yang panas pada telinganya."
Sekarang ini kita hidup dalam era menjamurnya nyanyian-nyanyian mesum dan suara-suara mungkar yang dapat merusak akhlak para pemuda. Juga yang dapat menjauhkan mereka dari tujuan, tanggung jawab, dan pelajaran mereka. Sekarang ini banyak burung gagak mengaok yang disaingi oleh para biduan dan biduanita dengan nyanyian-nyanyian yang mesum, dengan penampilan yang sama sekali tidak sopan, dan dengan suara yang lebih dibenci daripada suara keledai. Allah SWT berfirman dalm surat Luqman:19 yang artinya :
"Lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-burukn suara ialah suara keledai"
Iblis selalu bersiaga untuk memfitanah dan menyesatkan manusia sengan berbagai macam senjata, yang diantaranya ialah senjata "Nyanyian" atau "Suara wanita-wanita yang meratap". Allah SWT berfirman dalam surat al-Israa':64 yang berbunyi :
"Hasutlah siapa saja yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerhkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anakj dan beri janjilah mereka. Tidak ada yang dijanjikan oleh setan kepada mereka melainkan tipuan belaka"
13. Wanita yang Memakan Barang Haram
Sesutu yang halal itu sudah jelas, dan yang haram juga sudah jelas. Allahlah yang menjelaskan tentang yang halal dan yangt haram. Dalam firman-NYA surat al-A'raaf:157 yang artinya :

"Menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk"
Seseorang tidak boleh mengatakn dengan seenaknya sendiri bahwa "ini halal, dan ini haram". Sekarang ini kita hidup pada situasi zaman yang terbalik. Mereka menyebut riba sebagai bunga, menyebut khamar sebagai minuman-minuman penyegar dan menyebut goyangan tari perut sebagai seni. Allah memperingatkan dalm surat an-Nahl:116 yang artinya :
"Janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta, "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidaklah beruntung"
Allah menyeru manusia agar memakan yang halal dalm firman-NYA surat al-Baqarah:168-169 yang artinya :
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui."
Sebenarnya sesuatu yang halal itu jauh lebih banyak daripada yang haram. Buktinya, Allah memperolehkan Nabi Adam a.s memakan semua pohon yang ada di surga, kecuali pohon yang memang di larang. Allah berfirman dalm surat al-A'raaf:19 yang artinya :
"Hai Adam, bertempat tinggallah kamu dan istrimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai. Janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim."
Memakan barang yang haram sam halnya dengan membuka aurat sendiri yang bisa membikin malu seseorang yang bersangkutan. Karena itulah, ketika Nabi Adam memakan buah khuldi, maka terbukalah auratnya. Allah berfirman dalam surat al-A'raaf:22 yang artinya :
"Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, tampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga."
Rasulullah saw menjelaskan bahwa memakan barang haram itubisa mengundang murka Allah. Akibatnya, Allah btidak berkenan menerimaamal dan ibadah yang bersangkutan. Karena itulah, Sa'ad bin Abu Waqqash pernah berkata, "Rasulullah, doakanlah aku kepada Allah agar doaku terkabulkan." Beliau bersabda :
"Hai Sa'ad, pilihlah yang baik makananmu, niscaya doamu terkabulkan. Demi Allah yang jiwaku berada dalam genggaman-NYA, sesungguhnya seseorang yang memasukan satu suapan saja makanan haram ke dalam perutnya, Allah tidak berkenan menerima darinya selama 40 hari."
Rasulullah saw mengeluarkan ancaman neraka kepada setiap orang yang memakan barang haram.
"Setiap daging yang tumbuh dari makanan haram, api nerakalah yang berhak terhadapnya."
Sesungguhnya daging yang halal tiu banyak. Buktinya, Allah hanya mengharamkan bangkai, daging babi, dan daging binatang yang dipersembahkan kepada selain Allah. Sesungguhnya minuman yang halal juga banyak. Buktinya, yang diharamkan oleh Allah hanyalah darah dan khamar.
Seorang wanita harus menghindari makanan yang haram, demi menjaga anak-anaknya. Bahkan, misalkan suaminya melakukan hal itu, ia harus berani menolak dan melawannya. Soalnya, Allah tidak berkenan menerima ibadah seorang hamba yang berdagang racun atau bahan-bahan pkok makanan yang haram, atau mendapatkan uang dari suap, korupsi, mencuri, mencopet, merampas hak harta anak yatim, atau memakan harta orang lain dengan cara-cara yang batil lainnya. Allah SWT berfirman dalm surat an-Nisaa':29 yang artinya :
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil."
Sebab, pada akhirnya harta tersebut akan menghantarkan pada keharaman juga. Bahkan, Allah pun tidak berkenan menerima haji seseorang yang hidup dalam keharaman. Rasulullah saw bersabda :
"Sesungguhnya Allah itu baik. Dia hanya menerima yang baik"      

Sumber: Buku "Wanita-wanita Penghuni Neraka" 
  

2 comments:

fitri alifah on June 5, 2009 at 9:28 AM said...

wah ternyata banyak yach...naudzubillah..masih berlanjut lagi postingannya?

NURA on June 5, 2009 at 9:41 AM said...

Alhamdulillah saya tidak termasuk wanita yg mengabaikan sholat,,,hi,,hi,,ngeri nanti jd lama di neraka,,,saya juga bukan wanita biduan he,,,he serta tidak pernah makan barang haram,,

Post a Comment

 

BERHARAP MENEMUKAN CAHAYA TERANG Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet Blogger Templates © 2008